Tidak Tahu

Kamu tidak tahu. Aku juga tidak tahu. Dia juga tidak tahu. Mungkin. Atau sebenarnya kita tahu, tapi tidak mau tahu. Atau sebenarnya kita memang tak tahu, tapi sok tahu?

“Aku tahu,” katanya menyeringai ketika baru saja melirik gawaiku. Aku tidak tahu harus merespon bagaimana. Memasang wajah tidak peduli akan berakhir biasa. Memasang wajah pura-pura terkejut dan berusaha mengelak akan digoda. Memasang wajah menantang tapi aku tidak tahu apa-apa.

“Terus?” tanyaku.

Continue reading “Tidak Tahu”

Iklan

Siput

Menurutmu binatang apa yang terlihat paling bahagia? Ya, aku bilang terlihat karena memang hanya terlihat bahagia. Kita tidak pernah tahu apa yang terjadi sebenarnya sebelum mengenalnya lebih jauh.

Aku pikir binatang yang paling terlihat bahagia adalah siput. Ini bukan masalah bagaimana dia tersenyum. Tapi, karena setiap tempat adalah rumahnya.

Iya. Dia kan selalu bawa rumahnya. Hehe.

Continue reading “Siput”

Bumi itu Bulat dan Tidak Menyudutkan

Sekarang, sepertinya orang itu sadar kenapa bumi itu bulat.

Orang itu datang dan memilih duduk di sudut ruang itu. Masih ada banyak pilihan lain. Tapi dia memilih duduk di sudut ruang itu.

Dia pikir orang-orang akan mengabaikannya jika dia duduk di sudut. Orang-orang akan mengabaikannya dan berlalu begitu saja di ruang itu. Tapi, dia salah. Orang-orang ini terlalu peduli bahkan pada hal-hal yang seharusnya tak perlu mereka pedulikan.

Continue reading “Bumi itu Bulat dan Tidak Menyudutkan”

Sama Terang

“Matahari lebih terang daripada bulan. Semua orang tahu itu,” katanya dengan bangga.

Mungkin jika ini di dalam drama, wajah orang itu akan diperbesar lalu fokus pada sudut bibirnya yang naik sebelah. Matanya memandang ke depan dengan penuh percaya diri. Untuk menambah kesan tinggi dan kuat, kameramen akan mengambil gambar dari sudut bawah. Lalu untuk membuat kesan lemah orang lain, kameramen akan mengambil sudut yang sesuai hingga membuat sosok sebelahnya terlihat lebih kecil.

Continue reading “Sama Terang”

Nuguseyo?

Beberapa hal berubah ketika kita tinggalkan. Seperti bangunan sekolah, semua serasa lebih bagus ketika sudah lulus. Ini adalah hal bagus karena artinya ada sebuah perkembangan. Tapi, kadang terasa asing.

Juga dengan motoGP. Jadi, hari ini aku lihat motoGP lagi setelah sekian lama. Aku tetap mengikuti. Salah. Sebenarnya aku hanya mengikuti perkembangan Marc Marquez, start nomor berapa, apa dia podium, dan ada di klasemen berapa.

Hari ini di Jerez, GP Spanyol, Marc Marquez start di urutan ke tiga. Urutan pertamanya adalah Quartararo. Ya. Quartararo.

Hmm. Quartararo?

Nuguseyo?

Continue reading “Nuguseyo?”